Puskesmas labakkang Berhasil Tangani Pasien Daerah Terpencil Sesuai Program Sijagai

  • Whatsapp

Suara Masyarakat Anti Diskriminasi

Pangkep — Somasinews.com Sulsel, Sebagaimana program Sijagai Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan kepulauan, pada hari Senin 13 Septeber 2021 malam Puskesmas Labakkang berhasil melaksanakan tugasnya dengan tangani pasien dari daerah terpencil.

Bacaan Lainnya

Kali ini tim dari Puskesmas Labakkang berhasil menangani pasien yang sudah tidak sadarkan diri yang diantar keluarganya dengan menggunakan perahu di pinggir sungai dari daerah terpencil yang tak dapat dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Sebagaimana disampaikan Kepala Puskesmas Labakkang Fajar Aswad, SKM bahwa setelah menerima informasi mengenai adanya seseorang warga masyarakat yang mengalami sakit keras di daerah terpencil yaitu Kampung Belaka Desa Gentung Kecamatan Labakkang, yang mama Kampung tersebut tidak bisa jangkau kendaraan roda dua dan roda empat, selain hanya bisa ditempuh dengan menggunakan perahu karena melewati sungai yang cukup lebar dan berjarak lumayan jauh.

Seketika malam itu juga kepala Puskesmas Labakkang Fajar Aswad, SKM mengambil keputusan secepatnya dengan memerintahkan dua orang staf petugasnya masing-masing Nurul Ilmia Hajar dan Erwin Tamrin untuk menjemput pasien dari daerah terpencil tersebut.

Dengan menggunakan mobil ambulans ke Desa Gentung yang menunggu pasien di dermaga kecil pinggir sungai, pasien yang sakit keras didatangi di rumah yang terletak di kampung terpencil tersebut dengan ditemani keluarganya menggunakan perahu.

Setibanya petugas, pasien segera ditangani dengan pertolongan pertama hingga pasien tersebut sadar dan sudah sempat bicara, maka para petugas segera lanjut melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Keberhasilan ini tak lepas dari pada program pemerintah Kabupaten Pangkep, sebagaimana dikatakan Kepala Puskesmas bahwa tindakan ini diambil sesuai perintah Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dengan program Sijagai, bahwa pasien harus dijemput dimana saja berada.

Laporan : Andi Baso

Pos terkait

Tinggalkan Balasan