Terkait Berita Yang Viral di Medsos Beberapa Hari Yang Lalu, Kasi Pidum Gebrak Meja Akhirnya Minta Maaf

  • Whatsapp

Suara Masyarakat Anti Diskriminasi

SOMASINEWS,COM BONE SULSEL, Setelah viralnya pemberitaan di beberapa media Online, soal ketersinggungan wartawan Infobanua, A Ida pada saat melakukan konfirmasi terkait kasus Narkoba kepada Kasi Pidum (Faisah) beberapa waktu lalu dalam pemberitaan itu ‘ Faisah Menggebrak meja ‘ ramai di perbincangkan publik sehingga A.Ida tidak terima di perlakukan seperti itu,

Bacaan Lainnya

“Faisah akhirnya meminta maaf atas kejadian tersebut saat ditemui awak media di kantornya, Selasa 21 September 2021 mempertanyakan hal itu ‘ dia mengaku khilaf, ” sembari menceritakan kronologi kejadiannya kalau berita itu tidak benar saya menggebrak meja kepada rekan wartawan, Staf saya ada yang menyaksikan kejadian waktu itu. ungkapnya

Pada hari Rabu A.Ida datang ketemu dengan saya, dia mempertanyakan kasus tersebut bahkan merembek sampai ke barang bukti, saya tidak bisa jawab pertanyaan A.Ida ‘ ini bukan kewenangan saya, kalau soal tehnis dia pertanyakan mungkin saya bisa beri keterangan sampai di mana proses perkaranya ini kasus.

Tapi di luar dari itu silahkan ke jaksanya, andaikata orangnya sudah memberi jawaban dari apa yang wartawan tanyakan nanti saya laporkan ke pimpinan, seperti apa petunjuk selanjutnya namun A. Ida tetap memaksakan hal itu memang, dan memang pernah dengar dari Andi Harun bahwa dia mau ketemu dengan Andi Dahri jaksa yang tangani kasus narkoba, Namun saat itu Andi Dahri dan Kasi Intel ada raker cuma saya dengan kasi pidsus yang tidak ikut raker.

Lanjut, Faisah jumat sore sekitar jam 4 tanggal 10 September 2021 A.Ida datang bersama teman nya, ingin di fasilitasi ketemu Dahri Jaksa tersebut,dia meminta lagi ke saya bagaimanami bu..apakah saya bisa di fasilitasi ketemu jaksanya , itu ada orang nya silahkan kesana, ‘ tandasnya ” saya kira hal itu sudah selesai karena A.Ida datangi saya pada hari Rabu, jelasnya

Menurut kasi Pidum Saya kaget ketika dia datang temui saya. bahkan saya ajak masuk keruangan, biasanya kalau ada tamu ada meja pelayanan PTSP di luar melapor dulu ke petugas pelayanan isi buku tamu, nanti mereka sampaikan ke kita apa maksud dan tujuannya, apalagi sudah di luar jam kerja, saya juga tidak pernah baku janji, sebelumnya , semestinya kalau ada hal-hal yang mau di konfirmasi sampaikan dulu kasi intel prosedurnya seperti itu, yang di berlakukan di kantor ini, jadi sekali lagi saya minta maaf kepada para awak media di kabupaten Bone, atas insiden yang terjadi beberapa hari yang lalu, saya sama sekali tidak bermaksud menyinggung perasaan A.Ida, saya selalu bilang bahwa LSM, Wartawan adalah teman kita, tanpa mereka kinerja kejaksaan tidak bisa terpublikasi. ucap Faisah.

Sementara Kasi Intel Andi Alamsyah mewakili Kajari Bone. memohon maaf atas peristiwa ini, atas adanya kesalah pahaman, saya menganggap, kejadian ini, manusiawi bagi kasi pidum, ketika A.Ida mau mengonfirmasi, suasananya kurang mood mungkin kasi pidum kecapean karena sudah jam pulang, begitu pula bagi A. Ida sudah tugasnya mencari informasi sehingga keduanya berada di posisi tidak pas., dan semoga adanya kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kami, untuk tetap memberikan pelayanan terbaik,ucapnya

” Sama sekali tidak ada unsur kesengajaan Kasi pidum melakukan hal itu, tuturnya dengan adanya kejadian ini, antara awak media dengan pihak kejaksaan mari kita membangun sinergitas yang lebih apik semoga ke akraban tetap terjalin harmonis” sekali lagi atas nama kajari Bone dalam hal ini, mewakili kasi pidum, kasi intel menghaturkan maaf Kepada rekan Media sebagai mitra kerja, imbuhnya (*)

Pos terkait